Mengenai Saya
- Muhammad Hasan Fibrianto
- Magetan, Jawa Timur, Indonesia
- Seorang pekerja keras, Pantang Menyerah, Penasaran, Cerdas, Sabar, Baik, Selalu belajar, Ingat pada TUHAN dalam keadaan apapun.
Total Pengunjung
Rabu, 29 Agustus 2012
Tips Agar Pasangan Anda Terus Tertarik Pada Anda
Ketertarikan adalah salah satu pengikat hubungan suami istri. Tanpa adanya itu maka relasi akan menjadi hambar. Jika sudah begini, perselingkuhan berpotensi terbuka.
Oleh sebab itu, untuk menjaga agar hubungan sebagai pasangan tetap kuat dan terus membara, jawaban.com memberikan sejumlah langkah-langkah praktis yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Perhiaslah “tubuh rohani” Anda setiap hari. Menjaga “kecantikan/ketampanan” non fisik adalah hal yang utama harus dilakukan oleh orang-orang percaya karena setelah kita diselamatkan maka salah satu tugas utama kita selama di bumi adalah menyenangkan hati Tuhan.
Dengan terus bergaul karib dengan Tuhan maka kita telah membuat Tuhan bersukacita atas kita. Diri kita pun semakin diperbaharui hari demi hari sehingga apa yang ada di dalam kita adalah hal-hal yang benar dan baik. Inilah yang pada akhirnya juga memikat orang-orang sekitar kita.
2. Jalankan fungsi Anda dengan baik dan maksimal di dalam keluarga. Entah Anda sebagai seorang suami atau istri, melakukan peran sebagaimana mestinya adalah sebuah poin khusus yang akan terus membekas di dalam diri pasangan Anda. Bahkan tak jarang hal ini membuat pasangan Anda semakin terkagum-kagum akan Anda.
3. Berdandalah. Meski Anda sudah menjadi suami istri bukan berarti Anda tidak boleh tampil menawan. Untuk melakukannya pun Anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar. Memadu madankan pakaian dan tetap wangi selama bersama pasangan Anda itu sudah cukup membuat ia tergila-gila kepada Anda.
Sukses Memerlukan Keberanian
Seperti pucuk-pucuk pohon, semakin tinggi anda berdiri semakin kencang angin menerpa. Seperti puncak-puncak gunung, semakin tinggi anda memanjat, semakin sendiri para pendaki. Berada di atas berarti berada di medan yang semakin berat. Karenanya hanya pendaki-pendaki tangguh saja yang berhasil menjejakkan kakinya di sana. Anda memerlukan keberanian untuk berhasil.
Anda harus meneguhkan tekad dan memompakan keberanian. Anda tahu apa yang terjadi selama perjalanan menuju keberhasilan. Tak ada jalan mudah. Namun bila anda tak memulainya, anda takkan kemana-mana. Kecuali tetap berada di situ; di lingkaran nol besar anda. Jangan gentar untuk melangkah sekecil apa pun. Tak perlu peduli apakah anda kelak bisa menjejakkan kaki di puncak, jangan sampai anda kehilangan keberanian
Arti 8 Pertanyaan Saat Wawancara Kerja
Para pewawancara tidak akan melontarkan pertanyaan yang tidak penting, dangkal, dan tanpa arti. Ibaratnya, mereka adalah “pintu gerbang” perusahaan yang memutuskan apakah seseorang bisa bergabung ke dalam perusahaan atau tidak.
Pada saat mereka mengajukan pertanyaan, apapun itu, mereka memiliki motif tersembunyi atau alasan yang mendasarinya. Di bawah ini adalah beberapa contoh pertanyaan yang biasanya diajukan ketika wawancara berlangsung, dan arti di baliknya.
Pertanyaan 1: Mengapa perusahaan kami harus menerima Anda?
Arti pertanyaan ini:
1. Memberi kesempatan bagi Anda dalam meyakinkan mereka, bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk dipekerjakan dan menjadi bagian dalam perusahaan.
2. Mereka ingin Anda mempromosikan diri, dan menyebutkan yang membuat Anda spesial dan berbeda dibandingkan pelamar yang lain.
Lakukan ini: Sebelum wawancara, berlatihlah mempromosikan diri Anda di depan cermin. Dengan berlatih terlebih dahulu, Anda bisa menilai apakah “promosi” Anda menarik atau tidak.
Pertanyaan 2: Ada yang ingin Anda tanyakan kepada kami?
Arti pertanyaan ini:
1. Apakah Anda mempersiapkan diri untuk wawancara dengan mencari informasi mengenai perusahaan terlebih dulu?
2. Apakah Anda serius tertarik dengan posisi yang Anda lamar atau hanya sekedar coba-coba saja?
Lakukan ini: Kumpulkan pertanyaan seputar perusahaan yang ingin Anda masuki, tidak perlu banyak, satu atau dua cukup untuk membuktikan Anda mempunyai minat yang besar terhadap perusahaan tersebut.
Pertanyaan 3: Mengapa Anda tertarik untuk bekerja atau bergabung di dalam perusahaan ini?
Arti pertanyaan ini:
1. Untuk mencari tahu apa motivasi Anda dalam bekerja, karena sebagian orang mencari peruntungan dan kesempatan dalam mendapatkan posisi pekerjaan yang sebenarnya mungkin tidak cocok dengan motivasi mereka.
2. Apakah Anda akan menjadi karyawan yang berdedikasi?
3. Apakah passion Anda sesuai dengan visi dan misi perusahaan?
Lakukan ini: Jawab pertanyaan ini dengan antusias dan tunjukkan ketertarikan Anda. Dengan menjawab seadanya, mereka akan menganggap Anda sekedar iseng atau tidak benar-benar menginginkan posisi yang Anda lamar.
Pertanyaan 4: Apakah Anda bersedia mengkuti pelatihan dan mendapatkan sertifikat?
Arti pertanyaan ini:
1. Apakah Anda fleksibel (mudah dibentuk) untuk memenuhi tujuan perusahaan?
2. Apakah Anda cakap bekerja dalam tim?
3. Apakah Anda akan berusaha semaksimal mungkin ketika dihadapkan pada pekerjaan yang sulit?
4. Bagaimana sikap Anda ketika diberi pekerjaan ekstra? Bersedia atau tidak?
Lakukan ini: Jawab pertanyaan ini dengan menyiratkan bahwa Anda adalah orang yang mampu bekerja dalam tim, mau belajar, mengerti pentingnya pendidikan dan kemajuan intelektual.
Pertanyaan 5: Coba beritahu kami, di mana Anda atau apa yang Anda lihat dalam lima tahun ke depan?
Arti pertanyaan ini:
1. Untuk mengetahui apakah Anda orang yang stabil, dapat diandalkan, dan mempunyai komitmen pada pekerjaan Anda.
2. Apakah Anda mempunyai rencana untuk fokus dalam pekerjaan ini atau hanya berlangsung sementara sampai Anda mendapatkan pekerjaan yang lebih baik?
3. Apakah Anda seseorang yang berorientasi pada tujuan?
Lakukan ini: Jika Anda memberikan jawaban yang menyiratkan bahwa Anda hanya akan berada di perusahaan ini untuk satu atau dua tahun saja, maka sebagian besar perusahaan tidak akan menerima Anda. Ingat, selama wawancara tujuan Anda dalam bekerja hanya satu, yaitu menjadi karyawan yang loyal dan berkomitmen untuk perusahaan.
Pertanyaan 6: Apa sajakah hobi Anda?
Arti pertanyaan ini:
1. Apa saja yang Anda lakukan selain bekerja, yang bisa membawa pengaruh positif dalam lingkungan pekerjaan Anda?
2. Seberapa baikkah Anda dalam bersosialisasi?
3. Apakah Anda tipe orang yang berorientasi pada kerja sama?
Lakukan ini: Tekankan hobi atau kegiatan yang mungkin berhubungan dengan dunia pekerjaan atau perusahaan. Anda juga bisa menambahkan jawaban pertanyaan ini dengan menceritakan tentang passion Anda.
Pertanyaan 7: Coba ceritakan tentang diri Anda?
Arti pertanyaan ini:
1. Bagaimana Anda mempersiapkan diri untuk wawancara?
2. Apa yang membuat Anda spesial?
3. Mengapa mereka harus menerima Anda sebagai karyawan?
Lakukan ini: Lagi-lagi, sebelum wawancara Anda harus mempersiapkan diri dengan berlatih menjawab pertanyaan ini. Inti dari jawaban haruslah menyebutkan mengenai pencapaian yang ingin Anda peroleh, pengalaman yang sudah Anda alami, dan apa motivasi Anda dalam menuju sukses.
Pertanyaan 8: Apa sajakah kelebihan dan kelemahan Anda?
Ketika pewawancara bertanya mengenai kelebihan Anda, ia sedang mencari tahu apakah Anda dapat menjadi aset bagi perusahaan mereka? Dan bagaimana Anda menilai bakat professional dan kemampuan Anda sendiri.
Sedangkan bila pewawancara bertanya mengenai kelemahan Anda, ia sedang mencari tahu apakah Anda akan berkata jujur tentang diri Anda kepada mereka? Dan seberapa realitiskah Anda terhadap diri Anda sendiri.
Lakukan ini: Rendah hatilah saat mengungkapkan kelebihan Anda, jangan bersikap arogan. Sebutkan contoh pekerjaan atau kegiatan yang mewakili kekurangan Anda. namun jangan habiskan terlalu banyak waktu dalam menyebutkan kekurangan, lebih baik singkat dan padat. Siapkan pula jawaban yang bijak bila kemudian mereka bertanya, “Apa yang Anda lakukan untuk mengatasi kekurangan tersebut?”
Pada saat mereka mengajukan pertanyaan, apapun itu, mereka memiliki motif tersembunyi atau alasan yang mendasarinya. Di bawah ini adalah beberapa contoh pertanyaan yang biasanya diajukan ketika wawancara berlangsung, dan arti di baliknya.
Pertanyaan 1: Mengapa perusahaan kami harus menerima Anda?
Arti pertanyaan ini:
1. Memberi kesempatan bagi Anda dalam meyakinkan mereka, bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk dipekerjakan dan menjadi bagian dalam perusahaan.
2. Mereka ingin Anda mempromosikan diri, dan menyebutkan yang membuat Anda spesial dan berbeda dibandingkan pelamar yang lain.
Lakukan ini: Sebelum wawancara, berlatihlah mempromosikan diri Anda di depan cermin. Dengan berlatih terlebih dahulu, Anda bisa menilai apakah “promosi” Anda menarik atau tidak.
Pertanyaan 2: Ada yang ingin Anda tanyakan kepada kami?
Arti pertanyaan ini:
1. Apakah Anda mempersiapkan diri untuk wawancara dengan mencari informasi mengenai perusahaan terlebih dulu?
2. Apakah Anda serius tertarik dengan posisi yang Anda lamar atau hanya sekedar coba-coba saja?
Lakukan ini: Kumpulkan pertanyaan seputar perusahaan yang ingin Anda masuki, tidak perlu banyak, satu atau dua cukup untuk membuktikan Anda mempunyai minat yang besar terhadap perusahaan tersebut.
Pertanyaan 3: Mengapa Anda tertarik untuk bekerja atau bergabung di dalam perusahaan ini?
Arti pertanyaan ini:
1. Untuk mencari tahu apa motivasi Anda dalam bekerja, karena sebagian orang mencari peruntungan dan kesempatan dalam mendapatkan posisi pekerjaan yang sebenarnya mungkin tidak cocok dengan motivasi mereka.
2. Apakah Anda akan menjadi karyawan yang berdedikasi?
3. Apakah passion Anda sesuai dengan visi dan misi perusahaan?
Lakukan ini: Jawab pertanyaan ini dengan antusias dan tunjukkan ketertarikan Anda. Dengan menjawab seadanya, mereka akan menganggap Anda sekedar iseng atau tidak benar-benar menginginkan posisi yang Anda lamar.
Pertanyaan 4: Apakah Anda bersedia mengkuti pelatihan dan mendapatkan sertifikat?
Arti pertanyaan ini:
1. Apakah Anda fleksibel (mudah dibentuk) untuk memenuhi tujuan perusahaan?
2. Apakah Anda cakap bekerja dalam tim?
3. Apakah Anda akan berusaha semaksimal mungkin ketika dihadapkan pada pekerjaan yang sulit?
4. Bagaimana sikap Anda ketika diberi pekerjaan ekstra? Bersedia atau tidak?
Lakukan ini: Jawab pertanyaan ini dengan menyiratkan bahwa Anda adalah orang yang mampu bekerja dalam tim, mau belajar, mengerti pentingnya pendidikan dan kemajuan intelektual.
Pertanyaan 5: Coba beritahu kami, di mana Anda atau apa yang Anda lihat dalam lima tahun ke depan?
Arti pertanyaan ini:
1. Untuk mengetahui apakah Anda orang yang stabil, dapat diandalkan, dan mempunyai komitmen pada pekerjaan Anda.
2. Apakah Anda mempunyai rencana untuk fokus dalam pekerjaan ini atau hanya berlangsung sementara sampai Anda mendapatkan pekerjaan yang lebih baik?
3. Apakah Anda seseorang yang berorientasi pada tujuan?
Lakukan ini: Jika Anda memberikan jawaban yang menyiratkan bahwa Anda hanya akan berada di perusahaan ini untuk satu atau dua tahun saja, maka sebagian besar perusahaan tidak akan menerima Anda. Ingat, selama wawancara tujuan Anda dalam bekerja hanya satu, yaitu menjadi karyawan yang loyal dan berkomitmen untuk perusahaan.
Pertanyaan 6: Apa sajakah hobi Anda?
Arti pertanyaan ini:
1. Apa saja yang Anda lakukan selain bekerja, yang bisa membawa pengaruh positif dalam lingkungan pekerjaan Anda?
2. Seberapa baikkah Anda dalam bersosialisasi?
3. Apakah Anda tipe orang yang berorientasi pada kerja sama?
Lakukan ini: Tekankan hobi atau kegiatan yang mungkin berhubungan dengan dunia pekerjaan atau perusahaan. Anda juga bisa menambahkan jawaban pertanyaan ini dengan menceritakan tentang passion Anda.
Pertanyaan 7: Coba ceritakan tentang diri Anda?
Arti pertanyaan ini:
1. Bagaimana Anda mempersiapkan diri untuk wawancara?
2. Apa yang membuat Anda spesial?
3. Mengapa mereka harus menerima Anda sebagai karyawan?
Lakukan ini: Lagi-lagi, sebelum wawancara Anda harus mempersiapkan diri dengan berlatih menjawab pertanyaan ini. Inti dari jawaban haruslah menyebutkan mengenai pencapaian yang ingin Anda peroleh, pengalaman yang sudah Anda alami, dan apa motivasi Anda dalam menuju sukses.
Pertanyaan 8: Apa sajakah kelebihan dan kelemahan Anda?
Ketika pewawancara bertanya mengenai kelebihan Anda, ia sedang mencari tahu apakah Anda dapat menjadi aset bagi perusahaan mereka? Dan bagaimana Anda menilai bakat professional dan kemampuan Anda sendiri.
Sedangkan bila pewawancara bertanya mengenai kelemahan Anda, ia sedang mencari tahu apakah Anda akan berkata jujur tentang diri Anda kepada mereka? Dan seberapa realitiskah Anda terhadap diri Anda sendiri.
Lakukan ini: Rendah hatilah saat mengungkapkan kelebihan Anda, jangan bersikap arogan. Sebutkan contoh pekerjaan atau kegiatan yang mewakili kekurangan Anda. namun jangan habiskan terlalu banyak waktu dalam menyebutkan kekurangan, lebih baik singkat dan padat. Siapkan pula jawaban yang bijak bila kemudian mereka bertanya, “Apa yang Anda lakukan untuk mengatasi kekurangan tersebut?”
Langganan:
Postingan (Atom)